Welcome to our website !

Tentang Sesuatu

Segalau apapun, pasti tetap tentang sesuatu, entah Tempat atau Teman, entah Pendapat atau Pengalaman.

bukan untuk dipikirkan :)
cukup dikasih, ditaruh dihati, dan di doakan :)
sungguh.. mauuuu.. mauu banget..
Tuhan, aku mau jika dia memang pangeran dari-Mu untukku..
mau banget.. pribadi yang nyaris sempurna.. akan menjadi gadis paling beruntung mungkin..

andai saja.. hmmm

yang jelas,, sungguh.. aku mau :)


*obrolan dgn diri sendiri..
"kita memang tidak tahu, tangan siapa yang akan Dia pakai untuk mengangkat kita.. tapi bagian yang harus kita kerjakan adalah memastikan bahwa kita memang adalah pribadi yang pantas untuk diangkat naik TINGGI" :)
karena memang ada beberapa hal yang membutuhkan penerimaan, karena pada dasarnya kita BERBEDA.. ada kompromi untuk saling mengerti..
karena kita dididik dari keluarga yang berbeda.. dan besar di lingkungan yang berbeda.. tidak mungkin punya karakter yang sama :)
lagipula, bukankah itu kekayaan karyaNya juga ?

namun sungguh, ada hal-hal yang mutlak benar.. dan tidak bisa lagi dikompromikan.. itu lah kebenaran..
terlepas dari siapa kamu (dan aku), dan bagaimana dirimu (dan diriku), kita harus tunduk pada sebuah kebenaran yang sama.. yaa, that's the truth :)

jadi, bedakanlah.. antara "UNIKnya kita" dan "harusnya kita, maunya Dia" :)
dia : *update status "....mengasihi dia"
aku : *update status "batal jatuh cinta...."

di sms..
dia : kamu kenapa kok status nya gitu ?
aku : ahh gag apapa kok.. hehe hampir suka seseorang.. tp gag jadi deh.. haha. anyway,, 'dia' itu siapa hayoo ? cerita dong..
dia : dia itu kamu
aku : *shock gag karuan* masak aku ? ahh becanda kamu..
dia : iyaa serius.. tp masih ragu aja..
aku : lho.. org yg aku maksud di status ku itu juga kamu :) haha
dia : lho kok bisa.. (mungkin dia juga shock)
aku : yaa bisa aja lah pokoknya.. hehe
dia : ya udah, kita pergumulkan aja ya.. kita lihat apa Tuhan berkehendak atau gag.. aku mau tidur..
aku : okke deh. goodnight (...) *panggilan disembunyikan

keesokan harinya : *sore-sore

dia : nanti ada acara ? temenin aku yuk cari buku
aku : wah aku masih dikosan kakak ku nii.. bakal malem pulang.. gimana ?
dia : gak apa2 kok.. gak keburu.. nanti kalau uda dikos bilang ya.. aku jemput..
aku : oke deh..

*kami keluar ke toko buku.. semua berjalan normal.. haha
*mampir ke kosan temen ku.. semua (masih) berjalan normal.. haha

akhirnya pulang.. *di depan kosanku.. aku uda lepas helm pamitan mau masuk..
dia : bentar,, aku mau ngomong.. yg aku bilang semalem itu serius lho *muka grogi (lucuu banget sumpah! haha)
aku : iyaa.. lah terus ? *aku juga grogi sebenere
dia : yaa kita pergumulkan beneran ya..
aku : beres deh.. :)
*banyak bagian di percakapan ini yg aq lupa :( terlalu sweet sampe takut mau terlalu nginget :')

besok malemnya.. setelah smsan.. dan mau pamit tidur
dia : jangan lupa yaa pergumulannya di doakan :')
*ini bagian yang paling aku suka.. :')

endingnya ?

tidak seindah yg manusia duga..

tapi,, bagi ku (dan semoga bagi dia juga) ini semua tetap indah ^^
Di saat Kau melakukan sesuatu yang tidak terpikirkan..
Sesuatu yg harus aku alami, dan kadang membuat ku ketakutan..
Saat dimana yg terjadi jauh dari dugaan dan harapan..
Tapi itulah cara-Mu.. yg tak terduga dgn otak kecil ku..

aku suka cara-Mu mengejutkan ku dgn hilangnya stylus hape ku.. T,T *hancur hati rasanya saat sadar stylus HP ku hilang..
Saat aku sudah menyadari seberapa ceroboh diriku.. Tuhan kembalikan stylus itu.. barang sekecil itu bisa ditemuin sahabat ku secara ‘ajaib’ :)
Yaa.. aku suka caraMu membuat kejutan untukku :)

aku suka cara-Mu membuat fisip menang lomba basket di detik2 terakhir..
Yaa,, aku suka cara itu.. membuat ku merasakan harap-harap cemas.. :) aku suka itu..

aku suka cara-Mu membuat ku bisa bertemu banyak orang dan menyapa (dan disapa) mereka dalam satu hari.. bahkan saat aku (sebenarnya) sedang tidak enak hati.. :)

aku suka caraMu mengajari ku tentang pengampunan.. dgn membiarkan aku dikecewakan :)

aku suka cara Mu.. membuat firman sate ku tepat dgn apa yg aku pergumulkan.. :) yaa,, aku suka cara-Mu berbicara padaku..


Aku suka cara-Mu membuat ku mendapatkan sesuatu yg remeh tapi tepat saat aku butuh.. tanpa aku memintanya samasekali.. yaa,, aku sangat suka cara-Mu membuatku mengerti bahwa Kau peduli, bahkan terhadap sesuatu yg kecil sekali :)

aku juga suka cara-Mu mendidikku.. walau kadang (sangat) menyakitkan.. membuat ku mengoreksi diri tentang motivasi.. tentang ketekunan.. bahkan tentang sebuah PENUNDAAN yang sangat menyedihkan..

aku juga suka cara-Mu menegaskan kepada ku yg terkadang keras kepala ini.. bahwa rencanaMu itu yg TERBAIK jauh melebihi rencanaku.. aku suka sekali dgn cara-Mu membuat aku malu sendiri karena memaksakan keinginanku..
Dan sungguh aku sukaa cara-Mu yang tidak pernah menyerah untuk menghadapi ku yang seringnya (masih) (sangat) kekanak-kanak-an ini..

Yaaa,, aku suka semua cara-Mu itu.. walaupun awalnya SELALU tidak aku mengerti
Aku suka cara-Mu membuat ku jatuh cinta setiap hari.. :)

Adiss suka cara Bapa.. :) sangaaaat suka semuanya.. Kau membuat setiap langkah menjadi pengalaman yg manis dan berarti :) aku suka ^^
ada orang yang datang dan pergi begitu saja.. namun ada yang datang, menetap, dan tinggal di hati selamanya :)
kita semua punya cinta„ iya.. semua memang punya cinta.. sebuah anugrah indah dr Tuhan buat manusia.. kita mencintai, sebuah keputusan yang manis yang terkadang tumbuh tanpa kita sadari.. kita mencintai keluarga, sahabat, alam, pacar, kuliah atau pekerjaan, dirisendiri dan mencintai TUHAN.. namun benarkah apa yg kita rasa adaLah CINTA ? sebuah perasaan yg muLia atau hanya labeL pemanis semata? Renungkan„
  • Kita berseru mencintai kuLiah kita„ tapi seLaLu kaLah dengan kemaLasan.. tak jujur dalam ujian..
  • Kita berkata mencintai keLuarga kita„ tapi seringnya menutup telinga atas setiap didikan mereka.. dan menutup mata atas setiap kerja keras mereka..
  • Kita mengaku mencintai aLam, tapi seberapa sering kita berboros air atau membuang sampah sembarangan?
  • Kita bilang mencintai pacar kita„ laLu sudahkah kita menjadi pengaruh baik dalam hidupnya? sudahkah kita memandangnya sebagai seorang yg akan menjadi pasangan hidup seterusnya ? atau hanya sosok yg singgah dan pergi begitu saja?
  • Kita bicara mencintai sahabat kita„ namun seringnya menjadikan kekurangannya sbg topik pembicaraan.. dan seLaLu menghujaninya dgn kritikan ?
  • kita mengaku mencintai hidup„ tp seberapa peduLi kita dgn apa yg kita makan? seberapa sering pikiran kita penuhi dgn kekuatiran yg tidak menyehatkan? seberapa kita menjaga keamanan diri (dan org lain) di jalan ?
  • Kita juga biLang mencintai dunia„ namun sudahkan kita rajin tersenyum dan berbagi kebaikan? Atau justru terhimpit masalah hingga tak punya waktu membagi kepedulian?
  • Dan kita seLalu berbisik bahkan berkumandang dalam teriakan bahwa kita mencintai Tuhan„ namun apa yg kita lakukan? Sudahkah membaca Firman menjadi kerinduan? Sudahkah menyisikan waktu untuk berbincang dgnNya? Dan jujurLah„ bukankan Dia terkadang kalah dan menjadi nomor dua dibawah kesibukkan kita?
saya dan anda.. Pikirkan saja semua itu„ pantaskah itu menjadi sebuah ekspresi CINTA ?
saat aq muLai terganggu dgn tindakan org-org disekitarku..
saat ada yg mengecewakan dr mereka yg biasanya ahLi membahagiakan..
saat merasa terLupakan justru saat aq butuh dukungan..
saat gaLau maLam ini„ dan hampir benar-benar sedih..
Tuhan ingatkan aq meLaLui renungan maLam ini.. ‘kita yg memiLih’.. sungguh bersyukur atas caraNya mendidikku.. lagiLagi„ secara ajaib Dia berbicara scara pribadi.. Dia ingatkan bahwa aq yg memiLih respon terbaik atas apa yg terjadi.. akankah aq merasa tersakiti atau justru mengampuni ? Mencoba mengerti atau justru menghakimi ? Banyak org yg berbeda dgn ku.. Banyak (sekaLi) haL yg ada diLuar kendaLiku.. Namun disemuanya itu„ Tuhan ijinkan aq beLajar tidak manja dan mudah kecewa.. BeLajar jd seorang anak Tuhan yg tepat meresponi sesuatu.. Sehingga sungguh„ hatiku tak berisi tumpukan keLuhan namun dipenuhi rasa syukur tiap waktu :)